Cerita di In House Training Magang Identitas 46 Unhas

Salah satu UKM yang sangat saya nantikan untuk perekrutan di Kampus adalah PK Identitas.  Mendengar kata Identitas saja diri ini full semangat untuk segera dapat mendaftar sekiranya kesempatan itu itu terbuka.

Alhamdulillah, pendaftaran di buka. Singkat cerita saya registrasi online dan di nyatakan lolos untuk maju ke tahap selanjutnya.

“Magang identitas 46” demikian nama Grup WA yang baru terbetuk dan saya otomatis masuk di dalam sebagai salah satu peserta grup. “Gercep juga krunya” ujar saya dalam batin.

Hari Pertama : Pengenalan Identitas dan Dasar – Dasar Jurnalistik

Hari pertama In house Training kami di kumpulkan di Lantara dasar Rektorat Unhas. Gedung para pejabat tinggi Kampus merah menjalankan rutinitas harian. Prof.SM. Nur yang merupakan ketua IKA Identitas menjadi yang pertama memberikan sambutan singkat. Identitas telah melahirkan banyak manusia yang telah sukses meniti karir di Universitas Hasanuddin, ujar Guru besar Fakultas Hukum Unhas yang tampil dengan santai dengan baju kaos berkerah pada hari ini.

Prof. Arsunan, Wakil rektor Unhas 3 yang juga alumni Identitas juga banyak menceritakan pengalaman  dan kenangan manis pada saat memberikan sambutan dan membuka acara In House Training Magang Identitas unhas yang di agendakan selama 3 hari mulai dari 7-9 september 2018.

Pembicara selanjutnya adalah Upi Asmaradhana yang merupakan wartawan senior dan kaya akan pengalaman di Sulawesi Selatan. Memberikan wejangan – wejangan tentang dunia ke wartawanan. menjadi jurnalistik adalalah panggilan hidup bukan keterpaksaan.

Pasca magrib acara dilanjutkan dengan pengenalan Dasar Jurnalistik oleh Ramdha Mawaddha, alumni PK Identitas yang saat ini berkariri di alagraph salah satu media berita baru di makassar. Sangat penting untuk belajar dasar jurnalistik sebagai bekal dalam mengembangkan kemampuan jurnalistik ke depan.

Last Agenda Tonigt adalah Inspiring Talk bersama dengan 3 pembicara Alumni PK Identitas dari 3 Negara yang berbeda. Wahyudi Jalil, Advokat yang sata ini tinggal di Malaysia melanjutkan studi S3, Fadli Mustamin, kandidat Master di Bonn University Jerman and the last Atrasina Adlina, Sementara lanjut studi S2 di Wageningen University dan Research Belanda yang di laksanakan di GDLN – lantai 3 PKP Unhas.

Sharing kenangan, berbagi pengalaman dari para Alumni PK Identitas menjadi penyemangat bagi diri ini untuk dapat belajar lebih baik lagi di Identitas.

Hari kedua : Dasar Website

Bagi yang pengen menjadi web master ini adalah materi sangat bagus untuk di simak. Penjelasan di mulai dari KM Nol oleh Rifki Dasmito Mahasiswa Departeneb Ilmu Komputer Unhas yang juga tim PK Identitas Unhas. Ternyata membuat web itu sangat mudah. Kadang yang jadi kendala adalah kemauan.

Pasca Magrib acara dilanjutkan dengan teknik wawancara dan menembus Narasumber  yang dibawakan oleh Mustafa. Alumni PK Identitas Unhas yang saat ini bergabung di Sindo.

Last Agenda dilanjutkan dengan pembagian kelompok, Saya mendapat tim kelompok 4 yang ditugaskan meliput berita tentang keamanan di sekitar kampus Unhas dan wajib membuat Blog sebagai media publikasi hasil magang.

Hari ketiga : Mencari dan Mengejar Narasumber 

Hari ini bersamaan dengan acara family gathering dan jalan santai sebagai rangkaian pelaksanaan Dies Natalis ke 62 Universitas Hasanuddin. Kami sepakat berkumpul di taman unhas pukul 08.30. Saya tiba di taman 4 menit sebelum jam yang di sepakati. Ternyata baru 2 orang yang ada di taman Unhas.

Bersama Agiel kami menuju ke Rektorat, pusat lokasi Jalan Santai mencari Kepala Security Unhas. Kami bertanya kepada salah satu security apakah berkenan untuk kami wawancara. Sebelumya kami perkenalkan diri sebagai mahasiswa calon magang di PK Identitas. Mendengar kata Identitas keluar dari mulut kami para security tampak sangat antusias memberikan kami petunjuk keberadaan Pak Mansur kepala Pengamanan kampus Merah.

Akhirnya setelah berkeliling mencari pak mansur kami kembali ke lokasi awal kami bertanya di tugu. Kami kemudian di arahkan ke kantor Pusat Pengamanan Unhas. Di sana kami di sambut dengan sangat hangat oleh pak mahmud salah satu staf Pengamanan kampus Unhas dan beliau sangat wellcome ketika kami perkenalkan diri sebagai calon magang identitas.

Kami bertemu dengan Pak Mansur di depan rektorat Unhas dan langsung meminta perkenan dan waktunya untuk melakukan wawancara seputar keamanan di sekita kampus Unhas. Bapak separuh baya ini menjelaskan dengan sangat lugas “inchi demi inchi”setiap pertanyaan dari Agil dan saya.

Beginilah cerita para calon Jurnalis mencari berita. Jalan ke sana kemari untuk mendapatkan penjelasan seputar kejadian dan kabar yang terjadi hari ini.

Akhirnya kami kembali ke taman Unhas dan melakukan wawancara lanjutan dengan security yang bertugas di Pintu 1 Unhas. “Kalau anak IDENTITAS pasti ramah – ramah dan baik serta murah senyum” ujar Pak Arif Security yang telah betugas selama 3 tahun di Kampus kebanggaan Indonesia Timur.

Sayang sekali pukul 14.00 tidak sempat membersamai teman – teman di acara lanjutan untuk penilaian berita yang telah kami dapatkan hari ini.

Conclusion :

Sepertinya saya bertamu kerumah yang benar, Rumah yang berisikan kumpulan orang-orang yang baik, Rumah itu PK Identitas”

 

Nafita House – Makassar, 9/9/2018

 

 

 

 

Author: adminsaleh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *