Journey to The Rammang – Rammang

Rammang – Rammang adalah nama yang sudah sering saya dengar beberapa tahun ini. Sejak 2 bulan terakhir pengen mengunjungi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Maros ini.

Akhirnya kesempatan itu datang. Pekan ini bersama dengan 4 teman saya bertolak dari Makassar pukul 07.12 pagi. Pada hal janjiannya berangkat pukul 6 pagi guys. ya begitulah Jam karet selalu mewarnai relung – relung kehidupan mereka yang tidak terlalu menghargai waktu.

Kondisi jalan yang mulus antara Makassar Maros mempermudah akses wisata ke rammang – rammang. Akhirnya Pukul 8.02 tibalah kami di dermaga 2 Salenrang Rammang – Rammang.Di lokasi ini lumayan banyak tempat parkir yang disiapkan oleh penduduk.  untuk mobil siapkan uang 10.000 per mobil. Akhirnya kami menuju dermaga. Biaya kapal sangat jelas terpampang di papan pengumuman yang di siapkan oleh pengelola lokasi wisata.

oh ya..di rammang – rammang terbagi menjadi 3 dermaga. Dermaga 1, dekat Jalan Poros, Dermaga 2 di Salenrang dan Dermaga 3 di Pusat wisata Rammang – Rammang.

Gerimis hujan tidak menjadi penghalang bagi kami untuk menjejahi lokasi ini via Perahu. Kami pilih perahu yang bisa memuat 5-7 orang dengan harga 250.000 per kapal. 

sekitar 15 menit baik kapal akhirnya tibalah kami di Dermaga 3. Pusat utama wisata Rammang – rammang. Sesegara mungkin saya bergegas turun dari kapal. tidak sabar untuk mengeksplore wisata pengunungan KARST terbesar kedua di dunia ini.

Nampak gunung – gunung batu menjulang dengan tingginya. Rumah-rumah penduduk yang rata-rata rumah panggung, beberapa bangunan terbuka yang di siapkan bagi pengunjung.

berjalan menyusuri jalanan setapak. nampak embun sisa- sisa keperkasaan malam menghiasi gunung-gunung batu yang menjulang

“AMAZING, WONDERFUL” ini kata yang saya gumamkan dalam hati sebagai wujud pernyataan bahwa rammang – rammang adalah sebuah anugrah dari Sang Pencipta untuk dapat di nikmati oleh manusia.

Banyak pilihan di lokasi ini :

Stone Hills (Bukit Batu) yang sangat ramai karena di jadikan sebagai Pusat pengambilan gambar di sebabkan posisinya yang lebih tinggi di bandingkan tempat lainnya. di sini terdapat beberapa rumah kecil yang bisa di jadikan sebagai tempat menghilangkan kepenatan.

Gua berlian di depan Stone Hills (mungkin sekitar 400 meter), juga kami masuki. untuk masuk ke dalam gowa harus bayar 20.000 / Grup. Risna, seorang gadis usia 27 tahun siap jadi pemandu. Gowa berlian terdiri atas 2 lantai. Konon kabarnya dahulu kala daerah ini masihlah lautan. Tapi karena adanya pendangkalan. terdapat banyak stalagnit di dalam gowa. untuk masuk ke dalam gowa kita akan di sambut dengan batu berbentuk gajah dan kepala Dinosaurus yang kayak di film – film Hollywood itu.

Puas menjelahi wilayah ini sampai pukul 11.30 kami menuju ke taman batu. Semua akses dari derma ke dermaga harus menggunakan perahu. di Taman batu sangat bagus dan rekomended bagi mereka yang suka SELFI.

lokasi lain yang perlu di singgahi adalah Cafe Rammang – Rammang. Sangat eksotis dan di tata dengan sangat menarik.

Rammang – Rammang it Very Amazing.  Guys kalo pas berada di Makassar jangan lewatkan rammang – rammang yah.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *